SELAMAT DATANG DI BLOG HESTI INDRAWATI

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 12 Agustus 2013

MENGIMPLEMENTASIKAN UNSUR BAHAGIA DI DALAM RUANG LINGKUP KERJA



Sebelum berbicara jauh, marilah kita kenali dulu apa itu bahagia. Di lihat dari kamus pintar, definisi dari bahagia adalah keadaan atau perasaan senang, tentram dan bebas dari segala yang menyusahkan.
Menurut agama islam, bahagia mengarah kepada  unsur keyakinan diri dalam menanamkan amalan yang di kerjakan oleh diri yang berdasarkan keinginan atas suruhan batinnya.
Maksudnya disini adalah semua pekerjaan apapun yang dilakukan oleh diri dengan hati yang iklas maka aura kebahagianlah yang muncul.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa kebahagian itu bersifat kondisional ( tergantung kondisi) atau temporal ( bersifat sesaat )
Contohnya : bila kita mendapat undian door prize berupa sebuah mobil Ferrari berwarna merah maka di situ ada kebahagian.
Jika schedule terbang kita hanya berisi nyerep, standby, 4 kali landing, ditambah minus cabin atau minus PU, maka hilanglah rasa bahagia itu.

Adakah kebahagian yang abadi dalam diri manusia?
Sudah pasti jawabnya tidak ada.
Sebahagian manusia ada yang mengejar kebahagian itu dengan cara bekerja keras, dengan cara yaitu dengan menimbun harta, kekuasaan, dan tahta.
Menurutnya dengan menimbun harta yang berlimpah ruah, kekuasaan tak terbatas, dan tahta, maka bahagialah dia.

Sebenarnya bahagia itu sederhana. Kita mau nyanyi-nyanyi kencang dikamar mandi, menari-nari atau lompat-lompat di atas tempat tidur sendiri, tertawa terbahak-bahak, bersendawa keras sehabis makan dengan perasaan bebas.......itu namanya BAHAGIA.
Bahagia itu tidak harus kaya, tidak harus mempunyai kekuasaan dan tidak harus bertahta. Orang biasapun yang hidupnya nelongso bisa mengantongi kebahagian.

Sebenarnya rasa bahagia itu ada di dalam diri kita sendiri. Semua hanya tinggal di setting di otak kita. Tidak perlu di dorong lewat hal-hal di luar anda.
Caranya: Bersyukurlah tiap “nikmat” yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Berupa nikmat makan, nikmat minum, nikmat sehat, nikmat pakaian yang layak, dan berjumpa dengan teman-teman sekerja serta orang-orang yang kita cintai adalah suatu kebahagian yang luar biasa.

Bagaimana mengimplementasikan unsur bahagia di dalam ruang lingkup pekejaan?
Terkadang tanpa kita sadari, sebelum bekerja kita sudah berpikir cemas.
Besok terbang dengan siapa?
Baikkah teman sekerja kita? Atau malah sebaliknya.
Nah....untuk hal-hal yang demikian, sebaiknya jangan terlalu risau dengan masalah-masalah yang membelenggu.
Jangan terlalu khawatir dengan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang.
Semua ketakutan-ketakutan itu, andalah yang menciptakan sendiri, sehingga timbullah rasa tidak bahagia.
Sekarang pikirkan dan rasakan bila kita terbang seharian, dari pagi hingga petang, dilakukan dengan hati iklas, tidak ada keluh kesal, bekerja sesuai SOP, respect terhadap senior, baik terhadap junior, ramah dan selalu senyum kepada sesama, tidak ada yang jutek dan sok senior, apa yang terjadi saat ini, nikmatilah, maka anda akan BAHAGIA.

Di dalam ruang lingkup kerja kita, ciptakanlah atmosphere yang positive. Sesuatu yang positive akan mengangkat orang-orang lain disekitarnya menjadi positive. Dengan demikian maka kita dalam bekerja akan merasa tenang, nyaman, dan bahagia. Tidak ada wajah cemberut atau wajah emosi. Tidak ada wajah jutek ataupun super galak.
Bila secara kebetulan anda berada di antara manusia-manusia yang negative, cepatlah keluar dari atmosphere tersebut, sebelum nantinya anda tertular, sehingga menjadi karakter anda secara permanen, dan sulit untuk di rubah kembali.
Berperilaku yang baik,  bersikap ramah, sabar dan tebarkan senyum tulus iklas kepada siapa saja, maka anda akan merasa lebih rilex, energy positive akan muncul dan rasa bahagia akan terpancar di wajah, Sehingga Dalam mengerjakan pekerjaan apapun akan lebih mudah.

Fokuskan kepada diri anda ke hal-hal yang membuat diri anda bahagia.
Jangan berfikiran kepada hal-hal yang membuat jiwa anda bersedih hati, seperti misalnya: Do minus uangnya belum dibayarkan, cabin minus, PU minus, dan lain-lain.
Waahh itu bisa membuat bad mood selama bekerja. Bisa-bisa tiap bertemu dengan penumpang, bukan senyuman yg diberikan, malah gigi taring yang di perlihatkan.
Yang seperti itu tidak dibenarkan. Lebih baik, bila ada hal-hal yang kurang berkenan di hati dapat di laporkan secara tertulis kepada atasan anda atau kepada serikat pekerja anda.

Satu hal lagi temans, niatkan kepada diri anda setiap hari sebelum berangkat bekerja kepada hal-hal yang baik. Niscahya anda akan melangkah lebih ringan, tidak ada beban kerja, lingkungan kerja menjadi nyaman dan anda selalu bahagia.


Minggu, 02 Juni 2013

Bagaimana Mengatasi Perasaan Rendah Diri


         Rasa rendah diri adalah dimana perasaan si empunya merasakan lebih rendah dari pada orang lain. Rasa rendah diri dapat saja muncul ketika imajinasi seseorang menekan jauh nalarnya. Sehingga apa yang akan di lakukan atau di kerjakan menjadi ragu.   
         Rasa rendah diri terbentuk ketika si anak terlahirkan ke dunia. Pada saat itu si anak akan bergantung pada orang sekitarnya. kemudian faktor dari orang tua sangat mempengaruhi tumbuh kembangnya si anak tadi. Perkataan yang bersifat negatif akan menentukan sikap dan mental anak tersebut. Hal hal sepele adalah awal mula tumbuh kembangnya rasa rendah diri.  Misalnya dalam satu keluarga mempunyai 2 orang anak. Accelerate cara berpikir pada kedua anak tersebut pastinya berbeda. Katakanlah si A lebih tangkas dan cerdas, sementara si B biasa biasa sj. Orang tua tanpa di sadari mulai memperbandingkan antara si A dan B. Hal ini akan mempengaruhi sikap dan mental kepada anak yang biasa biasa saja. Sehingga timbullah rasa rendah diri. Yang kemudian rasa rendah diri tersebut makin berkembang. Berkembangnya dapat saja ke arah yang positif atau malah sebaliknya. Bila kompensasinya kearah yang positif itu sangat baik, berupa prestasi yang luar biasa. Namun bisa saja terjadi sebaliknya menjadi berperilaku anti sosial yang ekstreem.

BANYAK FAKTOR YANG DAPAT MENIMBULKAN RASA RENDAH DIRI:
1.    Fisik yang tidak sempurna
Misalnya; pincang, bisu, tuli,  wajah yang kurang proposional, dan pengalaman dulu yang sangat tidak menyenangkan .
2.    Keterbatasan mental
3.    Keluarga yang berantakan
4.    Jenis kelamin
5.    Status sosial
6.    Susah berkomunikasi
7.    Lemah dalam pelajaran
8.    Lingkungan sekitarnya yang bersifat negatif
9.    Lemahnya finansial ekonomi keluarga
         
Perasaan rendah diri dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Hal seperti ini dapat merugikan dirinya sendiri. Seseorang yang mempunyai persoalan rendah diri, akan terlihat dari sikap atau perilakunya, yaitu :
-         Menjadi pribadi yang penyendiri tidak suka bergaul
-         Ragu dalam mengambil tindakkan apapun
-         Menghindari diri pada situasi, misalnya dalam perlombaan cerdas cermat atau kompetisi lainnya.
-         Merasa semua orang memperhatikan kekurangan dirinya

Tips untuk mengatasi perasaan rasa rendah diri :
1.  Berpikirlah positif kepada diri sendiri. Katakan kepada diri anda sendiri bahwa anda lebih baik dari apa yang anda pikirkan.
2. Terimalah kekurangan anda dan carilah kelebihan yang lain yang anda miliki. Pada dasarnya setiap orang mempunyai kekurangan dan kelebihan.
3.   Selalu yakinkan pada diri anda sendiri bahwa anda equal dengan lainnya. Dengan cara anda dapat menyakinkan diri anda sendiri maka anda akan dapat meningkatkan kemampuan diri  anda dalam bertindak.
4.   Galilah potensi diri, pertambahi wawasan anda dengan banyak membaca buku buku bermanfaat.
5.    Perbanyak bergaul , jangan mengurung diri.
6.    Jangan mudah putus asa. Bila gagal dalam suatu masalah segera bangkit, motivasikan diri anda, dan jadikan kegagalan anda menjadi pengalaman yang berharga. Kegagalan adalah sukses yang tertunda. Serta fokuskan kembali, tujuan hidup anda untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.

Selasa, 23 April 2013

KENDALA DALAM MEMBINA PERTEMANAN

Secara umum, manusia adalah mahluk egois. Sudah kodrat manusia mementingkan diri dan ego nya sendiri. Untuk mengikuti egonya itu, manusia juga kadang mengharapkan agreement dari orang lain. Setiap orang ingin eksistensinya diakui, bahkan ingin dipandang penting dan mempunyai value.

MENGAPA DEMIKIAN?
Sifat "keakuan" ini muncul karena ingin terus dihargai, mewujudkannya bisa melalui benda, harta, maupun kuasa nama baik. Manusia juga akan membela dirinya sendiri ketika sifat "kakuan" terancam. Ada dua cara dalam membina jalinan pertemanan, yaitu:

1. MEMAHAMI PERILAKU SESEORANG.
Membina hubungan pertemanan bukanlah sekedar bergaul, tapi juga dapat memberikan kepuasan pribadi, asalkan tidak menyakiti ego atau konsep diri orang lain. Dan manusia sebagai mahluk cerdas, harusnya dapat membedakan pribadi egois atau tidak, misalnya melalui tatapan mata atau gesture tertentu.

Dalam percakapan sehari hari, saat rapat misalnya, seseorang mengatakan "Tidak bisa. Sayakan punya hak Preogatif. Saya bisa membatalkan semuanya". Di sini egonya terlihat, timbul pemikiran bahwa hasil keputusan rapat dapat mengancam dirinya. Nah, dampaknya amat negative. Contohnya, ia menarik diri dari komunitas, dan tidak mau tahu apa yang sedang terjadi didalamnya. Hal ini tanpa disadari akan membahayakan posisinya sendiri. Mengapa? Karena manusia yang seperti ini akan dijauhi oleh teman-temannya.

2. MEMAHAMI SECARA TEPAT KODRAT MANUSIA.
Dengan memahami kodrat manusia terutama sifat egoisnya, maka akan dapat membina hubungan pertemanan yang harmonis. Penyebab kegagalan dalam menjalin pertemanan adalah kegagalan membina hubungan baik dengan sesama. Kecakapan dalam berteman dipengaruhi juga dengan wawasan yang baik dan luas, sehingga dapat bersikap tepat didalam pergaulan. Jadilah manusia yang tidak mengedepankan ego tinggi, jadilah manusia bijaksana dalam pengambil setiap keputusan, pandai membuat hubungan pertemanan yang indah, serta hilangkan pikiran negatif.

RULES IN FRIENDSHIP
1. Hindari Gosip.
Jangan pernah bergunjing tentang teman atau bos anda. Bergosip seperti itu akan menghancurkan diri atau karier.
2. Hindari Menyebarkan Masalah Orang lain.
Cerita yang tidak penting tentang teman tidak perlu diberitakan. Lama lama anda tidak akan dipercaya lagi.
3. Hindari Curhat Berlebih.
Curhatlah hanya masalah "sehat" jangan curhat soal rumah tangga, selingkuhan. Semua yang bersifat pribadi lebih baik simpan sendiri, bisa saja di salah artikan karena salah persepsi.
4. Jangan Lekas Percaya.
Jangan percaya 100 persen pembicaraan teman. Gali lebih dalam kemudian cross check kebenarannya. Jangan mudah terprovokasi.

Mulai dari sekarang saling belajar memahami, bergaul dengan bijak dan menjalin suatu hubungan pertemanan yang baik. Jangan ada rasa saling curiga. Dan satu hal lagi, menggalang kepercayaan is a must.

Salam solidaritas dariku buat teman teman di seluruh alam jagat raya ini.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More